malam malam ku berdoa dalam sujudku
selalu teringat dirimu
kenangan yang hanya sesaat
yang hantui tiap lelapku
sadarkanku dengan derai air mata
kau merasuk dalam sanubariku
awalnya hanya seseorang yang ku kenal
namun kini melekat bagai kulit keduaku
menyisakan kepedihan terpendam
dibalik canda tawa,
ketika kau tinggalkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar